Monday, November 9, 2020

CATHAY PACIFIC AIRWAYS UMUMKAN 600 KARYAWAN DI PHK



Cathay Pacific Airways Ltd maskapai asal Hong Kong ini akan memangkas sejumlah 6.000 pekerja. Mengutip laporan dari South China Morning Post, perusahaan juga akan menutup anak usahanya yaitu Cathay Dragon sebagai dampak karena adanya pandemi Corona.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Senin (20/10/2020), Cathay Pacific akan berencana mengumumkan hal tersebut pada penutupan pasar hari Rabu mendatang.

Awalnya, maskapai ini akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 8.000 pekerja secara global. Akan tetapi, setelah mendapat intervensi dari pemerintah jumlah tersebut berkurang sampai sebanyak 18% dari total pekerja, termasuk juga sekitar 5.000 pekerja di Hong Kong.

Perusahaan telah membukukan rugi HK$ 9,9 miliar (US$ 1,3 miliar) pada semester pertama. Cathay menjelaskan bahwa pihaknya tak akan bertahan kecuali apabila menyesuaikan penerbangannya dengan pasar perjalanan yang baru. Pihak Cathay sendiri tidak segera memberikan tanggapan atas kabar tersebut.

Sementara untuk jumlah penumpang Cathay merosot sangat tajam ketika masa pandemi Corona di mana jumlah terendah yaitu 500 per hari pada bulan April dan Mei.

Dan pada tanggal 19 Oktober, perusahaan ini menyatakan akan beroperasi pada sekitar 10% dari kapasitas pra pandemi selama sisa tahun ini dan jauh di bawah seperempat pada paruh pertama 2021. Untuk bulan September, jumlah penumpang turun sampai 98,1% dari tahun sebelumnya.

Cathay juga telah menerapkan program cuti yang tidak dibayar bagi staf di awal tahun dikarenakan perusahaan mengalami kerugian bulanan sampai meningkat hingga HK $ 3 miliar, dan memotong gaji dan menutup basis kru di luar negeri.




No comments:

Post a Comment