Sunday, August 22, 2021

Jelang Inggris vs Jerman: Gareth Southgate akan Mencoba Balaskan Dendamnya

 

Gareth Southgate akan membayar kesalah di Euro 1996. Sumber foto: superball.bolasport.com



Simba Poker - Pengalaman pahit yang dialami oleh Gareth Southgate saat melawan Jerman di ajang Euro 1996 telah menyuntikkan motivasi untuk timnas Inggris. Tim Tiga Singa yang kini diharapkan bisa membalaskan dendam Southgate.


Inggris yang bakal bersua dengan Jerman di Stadion Wembley pada babak 16 besar Piala Eropa 2020, di hari Selasa (29/6/2021) dini hari WIB. 


Kedua negara yang sudah punya sejarah tentang rivalitas yang begitu panjang di olahraga sepakbola. Tim Tiga Singa yang hingga kini masih dibayangi oleh rekor buruk kala bersua dengan Jerman.


Dalam lima pertemuan terakhir di fase gugur turnamen besar, Inggris yang hanya bisa menang sekali sisanya telah menjadi milik Jerman. Die Mannschaft bahkan pernah menghadirkan sebuah kenangan yang begitu pahit bagi Inggris di Stadion Wembley pada ajang Piala Eropa 1996.


Jerman yang mampu menyingkirkan Inggris yang kala itu bertindak sebagai tuan rumah lewat adu penalti di babak semifinal. Oliver Bierhoff dkk berhasil menang 6-5 lewat babak tos-tosan usai kedudukan menjadi imbang 1-1.


Uniknya, satu-satunya penendang penalti Inggris yang gagal adalah Gareth Southgate yang sekarang menjadi pelatih The Three Lions. Jerman sendiri yang kemudian akhirnya menjadi juara di ajang Piala Eropa 1996 usai mereka mengalahkan Republik Ceko dengan skor 2-1 di final.


Inggris jelas bakal bertekad akan membalas dendam kepada Jerman atas kekalahan yang sangat menyakitkan pada ajang Piala Eropa 1996. David Seaman yang telah mengawal gawang Inggris di Euro 1996 yakin Southgate akan menggunakan pengalaman pahitnya pada 17 tahun lalu di Wembley untuk selalu memotivasi Harry Kane dkk agar bisa mengalahkan rival mereka.


Hal tersebut telah membuat Seaman ingin Inggris memenangi pertandingan nanti dengan cara adu penalti. Ini agar kegagalan Southgate saat menendang penalti pada ajang Euro 1996 bisa dihapus tuntas oleh keberhasilan anak asuhannya saat ini.


"Tentu saja dia akan muak dengan hal itu - tetapi dia benar-benar akan memanfaatkan kisah itu. Dia akan menggunakannya untuk meningkatkan rasa kepercayaan diri dari para pemain," ujar Seaman dikutip dari Sportsmole.


"Ia mungkin akan menunjukkan kepada semua pemain ... Anda tahu, para pemain juga tahu bahwa dia adalah orang yang akan melakukan tendangan penalti yang akan menghadirkan kegagalan untuk kami."


"Mereka akan berpikir, ya, Anda tahu, ini akan sangat menyenangkan untuk membalasnya juga untuk Gareth. Itulah mengapa, saya ingin pertandingan ini dituntaskan dengan adu penalti. Namun itu hanya boleh terjadi jika Anda dapat menjamin bahwa kami akan menang! ini untuk karma dari Gareth," jelasnya.


 Situs Domino QQ Online | Agen Bolatangkas Online | Situs Poker Online | Simba Poker

No comments:

Post a Comment