Sumber : Istimewa
SIMBA POKER - SpaceX dipimpin oleh Elon Musk sebagai CEO. Akan tetapi ada tangan kanan yang diandalkannya, yaitu Gwynne Shotwell, President dan COO Space X. Bahkan konon, dia adalah satu-satunya orang yang mau didengar oleh Elon Musk.
Gwynne Shotwell adalah salah satu di antara puluhan karyawan pertama Space X yang mulai beroperasi pada tahun 2002 lalu. Menjadi President Space X pada tahun 2008, Gwynne Shotwell menjadi kunci operasional dan banyak berurusan dengan hukum dan pemerintahan.
Profil Gwynne Shotwell yang berusia kini 57 tahun menanjak karena kesuksesannya satu dekade lalu, saat Space X pertama kalinya menandatangani kontrak utama dengan NASA untuk meluncurkan muatan ke orbit.
Wanita berambut pirang itu disebut adalah peredam pribadi Elon Musk yang kontroversial. Berbeda dengan di Tesla, di Space X, Elon Musk bisa fokus pada detail teknis yang menjadi keahliannya, karena dia memiliki Shotwell, yang memahami perilakunya dan sangat diandalkan mengelola strategi bisnis dan operasional perusahaan.
Salah satu pelanggan Space X, Antonio Abad Martin selaku Operations Chief operator satelit asal Spanyol Hispasat Group, menyebut Shotwell sejak awal mengatakan siapapun harus berurusan dengannya, karena dia tahu bagaimana berhadapan dengan Musk.
"Saya sangat jarang berhadapan dengan Musk, karena Shotwell yang menjalankan perusahaan," ujarnya.
Sejumlah orang di industri teknologi luar angkasa memuji kepemimpinan Gwynne Shotwell. Ibu dua anak ini bisa menjalankan peranannya sebagai mediator sekaligus pelindung bagi Elon Musk yang dikenal ambisius dan kerap mengambil langkah yang tak terduga.
Elon Musk memperlihatkan kepercayaan penuh pada Shotwell. Terbukti, selain dirinya, hanya Shotwell yang diizinkan mengeluarkan pernyataan resmi. Shotwell pula yang selalu mendampinginya saat peluncuran roket.
Sebaliknya, Gwynne Shotwell pun setia pada Elon Musk. Para pengamat di industri ini mengatakan, Gwynne Shotwell tak pernah mengkritik apa yang dilakukan Elon Musk. Gwynne Shotwell bahkan tak pernah mengejek kepribadian Musk yang aneh bagi sebagian orang, seperti yang dilakukan para manajer Space X di belakangnya.
Wanita yang suaminya bekerja di laboratorium NASA ini selalu pasang badan untuk melindungi bosnya.
"Saya senang bekerja pada Musk. Dia adalah atasan yang hebat. Dia lucu sekaligus adil dan dikenal sebagai pemimpin yang menginspirasi," kata Gwynne Shotwell dalam sebuah wawancara dengan CNBC.
Meski begitu, Shotwell tak segan memberi peringatan keras pada proyek-proyek ambisius Musk. Misalnya, dia mengingatkan bahwa rencana Space X membangun dan mengoperasikan konstelasi satelit komunikasi milik perusahaan sendiri hanya bisa dilakukan jika isu teknis dan bisnis utama bisa diselesaikan.


No comments:
Post a Comment