Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Simba Poker - Obat infeksi saluran kemih umumnya digunakan untuk mengobati infeksi saluran kemih (ISK). Namun penggunaan obat ini harus dilakukan dengan benar dan tidak boleh sembarangan, karena infeksi yang dialami bisa saja muncul kembali dan menjadi lebih parah.
Infeksi saluran kemih (ISK) paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri, salah satunya adalah bakteri E. Coli. Itulah sebabnya ISK sering diobati dengan antibiotik. Namun, selain antibiotik, ada beberapa cara lain yang bisa dilakukan untuk mengobati dan mencegah ISK.
Aneka Obat Infeksi Saluran Kemih
Untuk menentukan jenis pengobatan infeksi saluran kemih, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, antara lain tes urine, CT scan, MRI, dan cystoscopy. Jika hasil tes menunjukkan bahwa Anda memang menderita ISK, dokter akan meresepkan obat infeksi saluran kemih berupa:
Antibiotik
Antibiotik merupakan obat infeksi saluran kemih yang paling sering digunakan karena dapat mengobati bakteri penyebab infeksi. Ada berbagai jenis antibiotik yang bisa diberikan oleh dokter, antara lain ampisilin, levofloxacin, ceftriaxone, ciprofloxacin, metronidazol, kotrimoksazol, nitrofurantoin, dan asam pipemidat.
Keluhan ISK umumnya akan mereda segera setelah minum antibiotik. Namun, perlu diingat bahwa antibiotik harus diminum sesuai petunjuk dokter Anda untuk memastikan infeksi diobati dengan benar dan mencegah bakteri menjadi resisten terhadap pengobatan.
Meski tidak selalu terjadi, ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat menjalani pengobatan dengan antibiotik, seperti ruam kulit, mual dan muntah, sakit perut, sakit kepala, dan munculnya reaksi alergi obat.
Oleh karena itu, pengobatan dengan antibiotik tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus sesuai anjuran dokter.
Obat lain
Selain antibiotik, dokter mungkin juga akan memberikan obat lain untuk mengurangi keluhan yang dirasakan. Misalnya, parasetamol untuk mengurangi rasa sakit dan demam serta obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti ibuprofen, untuk membantu meredakan nyeri inflamasi.
Meskipun penting, penggunaan antibiotik untuk mengobati ISK mungkin tidak selalu diperlukan. Beberapa kasus ISK dapat sembuh dengan sendirinya, terutama yang masih tergolong ringan. Hal ini secara umum dapat tercapai jika didukung dengan pola hidup yang sehat dan bersih.
Cara Alami Membantu Mengatasi Infeksi Saluran Kemih
Selain minum obat infeksi saluran kemih, ada beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengobati ISK, di antaranya:
1. Banyak minum air putih
Minum lebih banyak air dapat membantu tubuh mengeluarkan bakteri melalui urin dan memperlancar buang air kecil, sehingga infeksi dapat cepat teratasi.
2. Jangan menahan kencing
Menahan urin terlalu lama dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri di saluran kemih. Hal ini tentunya akan semakin mempersulit penyembuhan ISK.
3. Gunakan kompres hangat untuk menghilangkan rasa sakit
Menggunakan kompres hangat selama 10-15 menit dapat mengurangi rasa sakit akibat peradangan yang terjadi pada penderita ISK. Pastikan air untuk kompres tidak terlalu panas.
4. Jalani gaya hidup sehat
Jika Anda seorang perokok aktif, segera hentikan merokok karena nikotin dalam rokok dapat menyebabkan iritasi pada permukaan kandung kemih. Selain itu, hentikan juga konsumsi alkohol, makanan pedas, atau makanan yang mengandung pemanis buatan, karena dapat memperburuk gejala ISK yang dialami.
5. Jaga saluran kemih Anda tetap bersih dan sehat
Selain itu, disarankan untuk melakukan hal berikut untuk membantu pemulihan dan mencegah ISK kembali:
Gunakan pakaian dalam yang menyerap dengan baik, seperti yang terbuat dari katun.
Jangan menunda buang air kecil.
Hindari pakaian dan pakaian dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis.
Bersihkan area genital dengan gerakan searah dari depan ke belakang untuk mengurangi risiko berpindahnya bakteri dari anus ke saluran kemih.
Hindari penggunaan bedak atau sabun dengan pewangi pada area genital.
Dengan pengobatan infeksi saluran kemih yang tepat, keluhan ISK umumnya mereda dalam beberapa hari. Jika setelah pengobatan ISK tidak kunjung membaik atau semakin parah, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter untuk penanganan yang tepat.

No comments:
Post a Comment