Saturday, August 28, 2021

Hasil Uji Klinis Vaksin Sinovac Diharapkan Segera Dikeluarkan Pemerintah

 

Ilustrasi, sumber foto: iStockphoto


Simba Poker - Pada pertengahan Januari, pemerintah akan mulai melakukan vaksinasi terhadap virus COVID-19. Namun, saat ini terdapat berbagai permasalahan negatif yang beredar terkait kandungan bahan vaksin Sinovak yang akan digunakan, misalnya terdapat kandungan boraks dll, yang telah dibantah oleh Tim Riset Uji Klinis Vaksin COVID-19.


  Meski begitu, Ketua Tim COVID-19 Fraksi PKS DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah segera mengeluarkan pernyataan resmi atas hasil uji klinis tahap ketiga Sinovac. Ini penting agar masyarakat tidak panik.


"Isu beredar melalui pesan percakapan tersebut dapat membuat masyarakat bingung, panik bahkan bisa tidak percaya terhadap pemerintah. Saat ini info melalui aplikasi komunikasi di handphone sangat cepat beredar. Jika tidak segera ditangani,  hal ini berpotensi mengancam keberhasilan program vaksinasi," ucapnya Netty dalam sebuah pernyataan yang ditulis pada hari Minggu, 3 Januari 2021.

 

  Menurut Netty, pemerintah harus menggunakan komunikasi publik yang bersifat antisipasif untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap program vaksinasi. Karena sejak pembahasan tentang vaksin dimulai, permasalahan negatif dapat terus bermunculan di masyarakat.


"Sejak awal isu vaksin diangkat, telah menimbulkan pro kontra yang menyebabkan keraguan publik. Oleh karena itu, Pemerintah harus segera  mengumumkan hasil uji klinis Sinovac secara transparan, akuntabel, dan penuh kejujuran. Jangan ada yang ditutupi apapun hasil uji klinis tersebut,” ujarnya.


  Selain itu, ia berharap pemerintah juga mampu menjalin komunikasi publik yang antisipatif, cepat, dan akurat. 


“Jangan sampai publik mempercayai informasi yang didapat melalui media sosial,” ujarnya.

 

  Selain itu, pemerintah harus menjelaskan secara gamblang informasi kepada masyarakat tentang informasi vaksin yang dianggap hoax, serta pembuktian dari pihak pemerintah bahwa vaksin yang diimpor bukan yang beredar di foto dan berita hoaks yang beredar.


“Jangan sampai  terjadi hal yang sama seperti Pasal-pasal RUU Ciptaker, di mana pemerintah membantah bahwa itu hoaks, akhirnya timbul kegaduhan tanpa ada penjelasan lebih lanjut dari pemerintah" ujarnya.

 

  Netty pun meminta BPOM dan LPOM MUI segera menyelesaikan pekerjaannya. Sehingga vaksin dapat digunakan dan masyarakat percaya bahwa vaksinasi yang diberikan pemerintah terjamin aman.


“Saya ingatkan bahwa dijanjikan hasil uji klinis diterima pada akhir Desember atau awal Januari.Segera umumkan tingkat keampuhan, material yang terkandung, efek samping yang mungkin timbul, serta kehalalan vaksin Sinovac dan vaksin lain yang sedang dalam masa uji klinis," ujarnya.



 Situs Domino QQ Online | Agen Bolatangkas Online | Situs Poker Online | Simba Poker

No comments:

Post a Comment