Thursday, March 18, 2021

Facebook berikan informasi tentang Jadwal Vaksinasi Covid-19

 

Media sosial terbesar di dunia Facebook mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan alat baru untuk memudahkan semua orang mendapatkan vaksinasi, termasuk tentang kapan dan di mana pengguna Facebook dapat divaksinasi.


Fitur ini juga akan menyediakan link bagi pengguna untuk membuat janji vaksinasi dengan fasilitas kesehatan. "Itu akan ada di Pusat Informasi COVID-19, yang akan kami tunjukkan langsung kepada orang-orang di News Feed mereka," kata CEO Facebook Mark Zuckerberg di Twitter, dikutip Kamis.


Zuckerberg mengatakan Facebook telah melihat orang menggunakan Facebook untuk membuat janji vaksinasi, jadi ini akan memungkinkan jutaan orang melakukan hal yang sama. "Kedua, kami menghadirkan Pusat Informasi COVID ke Instagram, dan kami juga akan menunjukkannya kepada orang-orang di sana."


Mark Zuckerberg juga mengatakan Facebook bekerja sama dengan otoritas kesehatan dan pemerintah untuk memperluas chatbot WhatsApp mereka untuk membantu orang mendaftar vaksinasi. Lebih dari 3 miliar pesan terkait COVID telah dikirim oleh pemerintah, organisasi nirlaba, dan organisasi internasional kepada warga melalui chatbot WhatsApp resmi, jadi pembaruan ini juga akan membantu upaya vaksinasi.


Data menunjukkan vaksin itu aman dan berfungsi. "Mereka adalah harapan terbaik kami untuk melewati virus ini dan kembali ke kehidupan normal. Saya menanti untuk mendapatkan (vaksin) saya, dan saya harap Anda juga," tambah Zuckerberg.


Hingga saat ini, Facebook melaporkan bahwa 3 miliar pesan telah dikirim oleh pemerintah, organisasi nirlaba, dan organisasi internasional kepada warga melalui chatbot resmi WhatsApp tentang COVID-19.


Minggu lalu, kota dan provinsi Buenos Aires, Argentina mengumumkan bahwa WhatsApp akan menjadi saluran resmi untuk mengirimkan notifikasi kepada warga ketika giliran mereka menerima vaksin.


Di Brasil, saluran bantuan WhatsApp digunakan sebagai saluran informasi dan dukungan bagi penduduk di Serrana, tempat otoritas kesehatan sedang menguji proyek vaksinasi massal pertama di negara itu.


Di Indonesia, Kementerian Kesehatan memprakarsai saluran bantuan pendaftaran vaksin WhatsApp Tahap II, memperluas pendaftaran vaksin dari pekerja garis depan hingga orang tua.


Pemerintah dan otoritas kesehatan lainnya, termasuk Afrika Selatan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mulai memasukkan informasi vaksin terbaru ke saluran bantuan mereka.


Sejak dimulainya pandemi COVID-19, Facebook telah bermitra dengan kementerian kesehatan dan organisasi yang berfokus pada kesehatan di lebih dari 170 negara dengan menyediakan iklan gratis, memungkinkan mitra untuk membagikan panduan kesehatan masyarakat mereka sendiri tentang COVID-19 dan informasi tentang vaksin.


Untuk negara-negara yang kurang terlayani dan populasi yang rentan seperti etnis minoritas dan pengungsi, Facebook juga bermitra dengan LSM lokal dan internasional yang ahli, seperti Korps Medis Internasional, yang menyediakan informasi COVID-19 yang disesuaikan dalam bahasa lokal.


Selain itu, Facebook terus bekerja dengan badan internasional seperti Uni Eropa dan Uni Afrika untuk mendukung tanggapan COVID-19 mereka. Misalnya, Facebook telah membantu Parlemen Eropa menjalankan kampanye iklan multibahasa di 27 Negara Anggota mereka, yang menampilkan video in-feed singkat di Facebook dan Instagram.

Situs Domino QQ Online | Agen Bolatangkas Online | Situs Poker Online | Simba Poker

No comments:

Post a Comment