Sunday, September 12, 2021

Pemerintahan Singapura Sumbangkan Lebih dari 100 Ribu Dosis Vaksin COVID-19 Pfizer ke Johor Malaysia

 

Simba Poker - Kotak-kotak berisi vaksin Pfizer BioNTech COVID-19 dipersiapkan untuk dikirim di pabrik produksi Pfizer Global Supply Kalamazoo di Portage, Michigan, Amerika Serikat, Minggu (13/12/2020) (ANTARA FOTO/Morry Gash/Pool via REUTERS)


Pemerintah Singapura akan menyumbangkan lebih dari 100.000 dosis vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech ke negara bagian Johor, Malaysia. Demikian disampaikan Ketua Menteri Malaysia, Hasni Mohammad, Senin (6/9/2021).


“Sebagai tanda hubungan erat antara negara bagian Johor dan Singapura, Pemerintah Singapura menyumbangkan 20.000 dosis vaksin Sinovac pada 29 Juli 2021,” kata Hasni.


“Dalam jangka pendek, Pemerintah Singapura akan menyumbangkan 100.640 dosis vaksin Pfizer kepada pemerintah negara bagian Johor,” tambahnya.


Malaysia juga menerima donasi vaksin dari UEA


Hasni juga mengatakan pemerintah negara bagian Malaysia telah menerima 300.000 dosis vaksin COVID-19 SinoPharm. Vaksin tersebut disumbangkan oleh Uni Emirat Arab (UEA).


Hasni juga mengucapkan terima kasih kepada Hishammuddin Hussein, mantan menteri luar negeri Malaysia, atas upayanya dalam mendapatkan dan memfasilitasi proses penerimaan vaksin. Hishammuddin sekarang menjadi menteri pertahanan di kabinet yang dipimpin oleh Ismail Sabri Yaakob.


Vaksin penting untuk melawan pandemi


Hasni mengatakan, vaksin merupakan komponen penting dalam strategi Johor untuk keluar dari pandemi COVID-19.


Oleh karena itu, pemerintah negara bagian telah menetapkan target untuk memastikan bahwa 100 persen populasi orang dewasa akan menerima dosis vaksin pada 16 September. Sedangkan dosis kedua pada minggu ketiga Oktober.


Menurut Komite Khusus Malaysia untuk Penyediaan Vaksin COVID-19, 53,5 persen populasi orang dewasa Johor telah divaksinasi lengkap hingga Minggu (5/9/2021). Sementara itu, 84,3 persen populasi orang dewasa telah menerima setidaknya satu dosis.


Hasni menambahkan, antara 1 Maret hingga 5 September, Johor telah menerima lebih dari 4,7 juta dosis vaksin dari program imunisasi nasional. Rinciannya sekitar 2,4 juta dosis Pfizer, sekitar 1,8 juta Sinovac dan sekitar 410 ribu dosis AstraZeneca.


Pada tanggal 6 Juli, dilaporkan bahwa penguasa Johor Ibrahim Iskandar telah menerima 20.000 dosis vaksin Sinovac.


“Kami sedang bekerja untuk mendapatkan lebih banyak dosis Sinovac dan Pfizer-BioNTech dalam waktu dekat. Kami berharap pemerintah dan menteri dapat membantu kami dan mendistribusikan lebih banyak dosis vaksin kepada masyarakat. Saatnya beraksi. Melayani rakyat," tulisnya di Facebook saat itu.


Upaya Johor untuk meningkatkan pasokan vaksin


Ketika diwawancarai oleh CNA pada 31 Mei, menteri utama Malaysia mengatakan pemerintah negara bagian ingin meningkatkan pasokan vaksin Johor melalui berbagai saluran, termasuk pengadaan dari Singapura.


Bulan lalu, Singapura mengumumkan akan menyumbangkan 100.000 dosis vaksin Moderna ke Brunei. Ini adalah bagian dari kerja sama bilateral untuk mengatasi pandemi yang sedang berlangsung.


Pekan lalu, diumumkan juga bahwa Singapura akan mengirim 500.000 dosis vaksin Pfizer ke Australia sebagai bagian dari perjanjian pembagian dosis. Berdasarkan kesepakatan itu, Australia akan mengirim jumlah vaksin yang sama kembali ke Singapura pada bulan Desember.


Johor adalah salah satu negara bagian yang secara konsisten melaporkan peningkatan harian empat digit dalam kasus COVID-19. Jumlah kasus dalam 14 hari terakhir mencapai sekitar 28.000 di negara bagian selatan.


Secara keseluruhan, Malaysia telah mencatat 1,84 juta kasus COVID-19 dan lebih dari 18.000 kematian sejak awal pandemi.

No comments:

Post a Comment