CGV Indonesia telah resmi membuka kembali layanan bioskop di DKI Jakarta setelah sebelumnya berhenti karena adanya pandemi Corona. Pengoperasian ini telah berlaku di empat lokasi di ibu kota, antara lain CGV Grand Indonesia, CGV, Transmart Cempaka Putih, CGV AEON Mall JGC, dan CGV Green Pramuka Mall.
Sedangkan untuk kursi yang dibuka dari setiap teater CGV hanya terdapat sebanyak 25% saja dari total kapasitas. Untuk film yang diputar juga rata-rata berasal dari negeri K-pop alias Korea. Pengoperasiannya sendiri akan mulai dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2020. Dengan adanya pengoperasian CGV di tengah musim Corona banyak yang mempertanyakan mengenai protokol kesehatan?
Djonny Syafruddin selaku ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) menjelaskan tentang penerapan protokol kesehatan pada perusahaan bioskop yang sudah beroperasi sangat ketat.
Dia berpendapat bahwa izin operasi yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta salah satunya dengan melihat dari sisi protokol kesehatan.
"Yang penting bagaimana mengatasi tidak ada kerumunan. Jadi begitu masuk bioskop pakai masker, kalau tidak pakai mohon maaf tidak diperkenankan masuk ke dalam," ucap Djonny saat dihubungi wartawan, Jakarta, Kamis (22/10/2020).
Dia juga menyebutkan bahwa setiap para pengunjung diharuskan untuk mencuci tangan terlebih dahulu dan di cek suhu tubuhnya. Sementara pada proses pembelian tiket, Djonny menjelaskan, akan diatur jarak untuk satu sama lainnya.
"Antre tiket berjarak, nanti dikasih non tunai tidak pegangan, tidak ada sentuhan, begitu dapat tiket dicoret pakai spidol, lalu nanti diantar ke dalam suruh duduk, nggak boleh kerumunan di luar. Kalau ada yang mau ke cafetaria antre juga," ucapnya.
"Itu yang kita atasi dengan begitu. Kalau dulu kan sebelum pandemi kumpul di depan. Protokol ketat sekali, ini nggak bisa main-main," imbuhnya.
Sedangkan untuk di dalam ruang pertunjukkan, Djonny menyebutkan bagi para pengunjung hukumnya wajib untuk mengenakan masker. Akan tetapi lebih baik jika pengunjung menambahkan perangkat lain seperti halnya pelindung muka (face shield).
"Kalau sudah bubaran atau sudah selesai film mereka tidak boleh berbondong-bondong ke pintu keluar. Jadi diatur lagi bangku A, B, C. Setelah selesai tutup pintu di fogging lagi, biasanya kan cleaning service hanya dipertunjukkan akhir, sekarang setiap akhir pertunjukkan," paparnya.


No comments:
Post a Comment