Saturday, April 17, 2021

PPNI Mengutuk Keras Penganiyaan ke Perawat yang Tengah Viral

 

Ilustrasi, sumber foto: Miranda/BBC via Suara.com


Simba Poker - Ketua Umum DPP Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, mengutuk penganiayaan terhadap perawat di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh keluarga pasien.


“Kami memerintahkan DPW PPNI Sumatera Selatan, DPD PPNI Kota Palembang, DPK PPNI RS Siloam Sriwijaya, Bidang Hukum dan Pembedayaan Politik DPP PPNI, dan Badan Bantuan Hukum (BBH) PPNI untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap kekerasan bersama pihak RS Siloam Sriwijaya Palembang,” kata Harif melalui siaran tertulis, Sabtu (17/4/2021).


Kekerasan dialami perawat bernama Christina Ramauli Simatupang (28) pada Kamis (15/4/2021) pukul 13.40 WIB. Dia diduga dianiaya oleh keluarga pasien dengan cara dipukul, ditendang dan dijambak. Video penganiayaan menjadi viral di media sosial.


Kekerasan menjadi ancaman bagi perawat


Harif mengatakan, tindak kekerasan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas profesionalnya merupakan ancaman bagi keamanan di tempat kerja. Menurutnya, kekerasan juga menjadi ancaman bagi sistem pelayanan kesehatan.


"Kekerasan ini juga sangat dikecam komunitas perawat seluruh dunia," tambahnya.


PPNI melakukan pengawalan


PPNI akan mengawal dan mendampingi perawat dalam hal ini agar sesuai dengan koridor hukum dan pelakunya dihukum seberat sesuai dengan aturan. Selain itu, pihaknya mendorong RS Siloam Sriwijaya untuk memberikan pengawalan dan pendampingan kepada para perawat yang menjadi pegawainya.


“PPNI juga mendesak pihak kepolisian segera memproses Laporan Polisi yang telah dilakukan oleh perawat Christina Ramauli Simatupang sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.


Pemerintah dan kepala fasilitas kesehatan menjamin lingkungan kerja yang kondusif


Harif menuturkan, kejadian serupa pernah terjadi beberapa kali. Oleh karena itu, untuk mencegah terulangnya kembali, PPNI mengimbau kepada pemerintah dan pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan untuk memastikan lingkungan kerja yang kondusif bagi perawat.


“Termasuk dalam aspek perawat tidak mendapatkan kekerasan fisik atau psikologis dari pihak mana pun, karena tugas perawat sangat erat dengan keselamatan manusia,” ujarnya.

 Situs Domino QQ Online | Agen Bolatangkas Online | Situs Poker Online | Simba Poker


No comments:

Post a Comment